You need to enable javaScript to run this app.

MAN 1 Lampung Barat Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

MAN 1 Lampung Barat Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Lampung Barat, MAN 1 (Humas) — MAN 1 Lampung Barat bersama Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Lampung Barat resmi menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Senin (24/08/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah, khususnya dalam pengembangan pembelajaran yang mengedepankan nilai kasih sayang, kepedulian, dan kemanusiaan.

Workshop tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, H. Miftahus Surur, S.Ag., M.Si. Kegiatan juga menghadirkan Prof. Dr. H. Darmadi, S.Ag., S.E., M.M., M.Pd., M.Si., Ph.D. sebagai narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat Suherman, S.Kom., M.M., Kapokjawas Erfin Syahputra, S.Ag., serta Pengawas Pembina MAN 1 Lampung Barat Pairozi, M.Pd.I. Kehadiran para pejabat dan pengawas tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan implementasi KBC di madrasah.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan penguatan wawasan mengenai konsep dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, kepedulian sosial, serta hubungan yang harmonis antara guru, peserta didik, dan seluruh warga madrasah.

Implementasi KBC diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih humanis, inklusif, dan menyenangkan. Nilai-nilai cinta, kasih sayang, kepedulian, penghargaan, dan penghormatan terhadap sesama diharapkan dapat menjadi bagian integral dalam proses pendidikan di madrasah.

MAN 1 Lampung Barat berkomitmen menjadikan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai salah satu landasan dalam membangun iklim pendidikan yang berasaskan kasih sayang, kepedulian, dan nilai-nilai humanis. Dengan demikian, madrasah tidak hanya diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui workshop ini, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di madrasah, sehingga terwujud ekosistem pendidikan yang ramah, penuh kepedulian, dan berorientasi pada pembentukan generasi unggul yang berkarakter. [Humas]

Bagikan artikel ini:
Dr. HendrI Setiabudi Sukma, S.S.,M.Pd.I

- Kepala Sekolah -

Selamat datang di MAN 1 Lampung Barat, Madrasah Adiwiyata Tingkat Nasional, Madrasah Maju Bermutu...

Berlangganan
Banner